Lebih seru, lebih asik karena sefrekuensi.

Hari itu kami berdiskusi, mulai dari kegiatan sehari-hari hingga program-program organisasi atau bertukar ide tentang suatu hal.

Mengalir, sambil sesekali menyeruput kopi atau meminum jus. Haha

Selalu tertawa bila ingat jus.

Tak terasa obrolan itu mengalir hingga menjadi diskusi asik yang menghasilkan inspirasi.

Ketika di warung kopi, sepertinya tak ada sekat, canggung atau kikuk, isi dalam kepala terluapkan pokonya nyerocos terus.

Begitu juga dengan kawan, tak hanya diam, terus menimpali dan memberi masukan serta ide segar.

Sepertinya pikiranku mulai kerasukan oran-orang sekitar, yang mulai berkelakar lepas dan tenggelam dalam obrolan.

Waktu hampir tak terasa, satu jam, dua jam, tiga jam tak henti-henti berkelakar dan baru terasa ketika adzan berkumandang.

Baca Juga  Pre-Order dan Purchase Order pada Praktik Bisnis dalam Kacamata Hukum

Rasanya sudah mulai menguap jalan-jalan di depan kami, dan pantulan panannya telah menembus kulit.

Ternyata benar kata orang, ngopi “ngobrol penuh inspirasi” berbalut diksi-diksi diskusi yang tak pernah mati.

Kami beranjak dari warung kopi itu dan kembali bersujud kepada sang pencipta, untuk mensyukuri hari ini.

Penulis adalah seorang pengajar di Pulau Lepar, Bangka Selatan