TIMELINES.ID- Durian Cumasi, Cumasi atau Durian Tai Babi adalah kultivar durian yang berasal dari Pulau Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Nama lainnya adalah Durian Namlung.

Cumasi merupakan durian peranakan yang dikembangkan dari bibit unggul. Namun demikian karena metode pengembangannya cukup rumit dan lama sehingga tidak semua petani mampu membudidayakannya. Durian Cumasi mempunyai kulit berwarna hijau, bentuk buah yang sedikit lonjong, sementara warna buah putih dan tekstur daging tebal.

Merujuk dari buku Trubus berjudul Sumatra Surga Durian, nama cumasi diambil dari bahasa hokian yang berarti kotoran babi. Disebut demikian karena konon dahulu bibitnya tumbuh subur di dekat kandang babi.

Sementara itu pada 2001, Pemerintah Provinsi Bangka-Belitung, bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Babel dan Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu) merilis cumasi sebagai varietas unggul nasional dengan nama namlung petaling.

Baca Juga  Rehabilitasi 6 Bulan Ammar Zoni Bebas dan Akan Umrah

Nama namlung diambil dari nama pemilik induk durian. Sedangkan petaling dari nama lokasi kantor BPTP Babel di Petaling, Pangkalpinang.