Setelah itu, kadus dan para warga pun memastikan keberadaan yang bersangkutan ke tempat kerjanya (gua) dan ternyata ditemukan ada tulang belulang.

Selain itu, di lokasi tersebut juga ditemukan masih ada motor yang bersangkutan, alat kerja dan tempat makannya.

“Ditemukannya itu kemarin sore udah mau magrib. Setelah itu pak kadus ngehubungin kami yang piket di Polsek,” imbuhnya.

Proses evakuasi baru mulai bisa dilakukan pagi tadi karena hari sebelumnya curah hujan cukup tinggi dan akses menuju lokasi yang terbilang susah serta rawan dan banyak batu-batu besar.

Yusuf menjelaskan, jarak antara gubuk tempat yang bersangkutan tinggal dengan perkampungan warga sekitar 1 km dengan kondisi jalan setapak dan hanya bisa dilalui motor.

Baca Juga  Pasca Tenggelam, Bangkai KM Anggrek I Berhasil Ditarik ke Muara Air Kantung

“Ada dua potong tulang ukuran besar, cuma kami belum bisa memastikan itu tulang apa, tapi diduga itu tulang manusia. Ini juga masih diselidiki oleh tim identifikasi,” tutupnya.