Sekilas Tentang Durian Tahi Babi, Asli Bangka Barat dengan Harga Fantastis
Petani durian yang memiliki kebun di Desa Airbelo, Kecamatan Mentok ini kemudian menambahkan, pendaftaran ke nasional ini dilakukan pada tahun 2006 silam. Maka tidak heran jika pada nama durian ini diakhiri dengan angka 06 sebagai tanda tahun pendaftaran ke nasional tadi.
“Maka namanya jadi Namlung Petaling 06. Untuk Namlung sendiri, itu adalah nama pemilik pohon induk yang pertama kali menanam di Kampung Jebu, Kecamatan Parittiga tadi. Pada saat itu, di bawah batang induk ada kandang babi, makanya disebut juga durian tahi babi,” ungkapnya.
“Yang punya pohon kalau durian jatuh rebutan sama babi, pupuknya juga dari kotoran babi. Durian ini asli dari kita, cuma memang pendaftaran ke nasional saja oleh BPTP Petaling,” pungkas pria yang telah menekuni usaha kebun durian sejak tahun 2003 silam. (Dev)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.