Keempat Pokja ini saling bekerjasama untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan terkait penurunan stunting. Mulai dari pencegahan pernikahan dini, penanaman tumbuhan di pekarangan rumah, pola asuh anak, pendidikan keluarga, sampai posyandu ibu hamil dan balita.

“Jadi kita didik masyarakat bagaimana menjadi kisah keluarga Indonesia sejahtera melalui pola asuh anak yang baik. Sesuai intruksi ibu ketua juga kita diminta melibatkan dinas dalam menjalankan program pencegahan stunting ini,” ungkapnya.

Ke depan, TP PKK akan menggandeng berbagai instansi untuk melakukan penyuluhan dan sosialisasi terkait pencegahan pernikahan dini dan pemberdayaan perempuan. Kemudian mengenalkan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).

“Karena pola asuh ibu itu kan penting, jadi memang kesiapan mental dan lain-lain harus matang, makanya kita cegah perkawinan anak karena dampaknya serius,” pungkasnya. (Dev)

Baca Juga  Susu untuk Pemilu 2024 Babar Tiba di Gudang Logistik KPU, Bawaslu Lakukan Pengawalan Melekat