Senada, Nadhira Mafeliza (15) siswi lulusan SMPN 3 Muntok mengaku sangat senang bisa lulus program kelas beasiswa PT Timah Tbk, karena Ia bisa menjadi membanggakan orang tuanya.

Kondisi ekonomi keluarga yang tak terlalu beruntung, membuat Nadhira ingin mandiri untuk membiayai pendidikannya. Dengan mendapatkan beasiswa, setidaknya ia bisa mengurangi beban ekonomi keluarga.

“Saya sempat deg-deg takut tidak dapat diterima, Alhamdulillah akhirnya bisa diterima. Karena setelah lulus SMP saya berpikir untuk melanjutkan ke SMA pasti mengeluarkan biaya yang banyak, ditambah kondisi ekonomi keluarga saat ini, ayah sudah tua dan sering sakit, membuat ingin mandiri, tidak mau menyusahkan orang tua untuk pendidikan Nadhira,” ceritanya.

Baca Juga  PT Timah Hadir untuk Masyarakat, Hewan Kurban Dibagikan ke Desa-Desa Operasional

Senada, Adelia Oktavianie lulusan SMPN 1 Jebus mengaku berkat dukungan dari orang tua dan prestasi yang diraihnya membuat Ia semakin mantap untuk mengikuti program kelas beasiswa PT Timah Tbk.

“Bermula didukung orang tua. Adel semangat ingin mandiri, lebih disiplin, dan juga ingin meringankan beban orang tua yang bekerja hanya sebagai Buruh Harian, karena disini Bbaya pendidikan dan asramanya ditanggung PT Timah,” jelas Adel.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bangka Barat Rukiman mengapresiasi PT Timah Tbk yang peduli dengan pendidikan anak-anak di wilayah operasional perusahaan melalui program kelas beasiswa.

“Kepada Siswa yang telah lulus kami mengucapkan selamat, dan menempuh pendidikan. Semoga anak-anak ini tambah sukses di masa yang akan datang. Untuk PT Timah Tbk terima kasih atas kepeduliaannya terhadap pendidikan. Semoga program ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, terutama jumlah siswanya agar bisa ditambah,” kata Rukiman.(Adv)

Baca Juga  Bulan Bakti Donor Darah PT Timah Tbk, Bantu Jaga Stok Darah di Belitung Timur