BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat (Babar) telah melakukan Mass Blood Survey (MBS) atau pemeriksaan darah secara massal terhadap 1.500 warga di Kecamatan Parittiga dan Jebus pada Mei 2023.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Dinkes Babar hanya menemukan 1 orang yang positif terjangkit malaria. Sedangkan sisanya dinyatakan negatif. Hal ini disampaikan langsung oleh Kadinkes Babar Muhammad Safi’i Rakuti, Jumat (13/7/2023).

“Benar kita telah melakukan MBS pada bulan Mei sebanyak lebih kurang 1.500 orang di Kecamatan Parittiga dan Jebus. Tujuannya memastikan warga ada yang terjangkit malaria atau tidak. Hasilnya hanya ditemukan satu positif sisanya negatif,” ujarnya.

Meski demikian, Dinkes Babar akan terus melakukan pemantauan secara ketat lantaran dua kecamatan ini masih menjadi fokus utama penanggulangan kasus malaria.

Baca Juga  Rapat Bina Pamong, Sukirman Serap Aspirasi Masyarakat Soal Jalan Rusak hingga Kenakalan Remaja

Untuk mencegah penularan malaria, ia mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mengkonsumsi obat malaria tanpa pemeriksaan laboratorium. Begitu pula pemilik warung atau toko untuk tidak menjual obat malaria kepada masyarakat.