Malam tersebut diperingati umat Islam sebagai hari yang istimewa dan bersejarah karena kitab suci Al Quran sebagai wahyu diterima Nabi Muhammad SAW.

Pada malam 17 Ramadan, setelah melaksanakan ibadah solat tarawih berjamaah, warga akan kembali ke masjid untuk membacakan tahlil dan doa yang dihadiahkan kepada kaum muslimin yang telah meninggal dunia.

Malam itu warga nganggung membawa makanan menggunakan dulang.

Baca Juga  Bukan 20 Unit, Ternyata Kejagung Sita 55 Alat Berat, Uang Rp7 M dan Puluhan Ribu Dolar Singapura di Bateng