“Dari bulan Januari sampai Juni 2023 kemarin itu yang positif HIV 20 orang. Penyebarannya di Kecamatan Mentok 12 orang, Kelapa 2, Puput (Parittiga) 3 dan Tempilang ada 3 orang. Kita tidak tahu identitas mereka dari mana yang jelas mereka berdomisili di Babar,” ujarnya, Senin (17/7/2023).

Rangkuti mengatakan, dari 20 orang ini juga terdapat kasus kematian. Akan tetapi, pada kasus kematian itu bukan karena disebabkan HIV namun karena adanya komplikasi penyakit lain yang sudah diidap oleh penderita seperti TBC dan lainnya.

“Untuk mereka yang positif HIV tetap kita kontrol melalui rumah sakit atau puskesmas yang mendeteksi awal bahwa si penderita ini terjangkit. Kita salurkan anti virus, obat untuk mempertahankan hidup mereka agar tetap bisa beraktivitas. Karena untuk sembuh itu sulit,” ujarnya. (Dev)

Baca Juga  Sukirman Kembali Serahkan Bantuan Hibah Lembaga dan Pendidikan, Nilainya Capai Rp1 Miliar Lebih