“Tidak ada perkara yang sulit karena kami sudah terbiasa menangani perkara,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam rangka memperingati Hari Bakti Adhyaksa ke-63 Kejati Babel menggelar beberapa kegiatan selain nikah same-same juga ada cerdas cermat yang diikuti 7 SMA/SMK se-Babel dalam program jaksa masuk sekolah.

Melalui jaksa masuk sekolah Kejati Babel mengukur kemampuan anak-anak di sekolah dalam mengenal produk hukum sebagai salah satu solusi untuk mengantisipasi kenakalan remaja.

“Dengan paham hukum mereka tidak akan terbawa arus kenakalan remaja. Kita coba membuat kegiatan yang lebih mengena dengan masyarakat,” tutupnya. (Elza)

Baca Juga  Aparat Kejati Babel Dikabarkan Datangi Kantor BUMD Basel? Ada Apa?