Ribuan Warga Hadiri Perayaan Hikuk Helawang di Desa Nyelanding
“Apabila penyakit itu memang benar-benar sembuh diangkat oleh Allah SWT penyakit tersebut mereka bernazar akan memotong ayam yakni 1 rumah 1 ayam,” kata Nurdin.
“Dan Alhamdulillah berkat doa dari tokoh agama bersama warga kami dulu itu dikabulkan oleh yang maha kuasa bahwa wabah penyakit itu hilang, jadi setiap rumah di Desa Nyelanding itu memotong 1 ayam dan mengundang orang untuk makan bersama, bersedekah kepada orang lain,” tukasnya.

Sejak dulu Zaman Gubernur Bangka Belitung, Hudarni Rani acara Hikuk Helawang ini sering diramaikan dengan pemotongan ayam oleh mantan gubernur tersebut.
Namun sejak pandemi Covid-19, acara Hikuk Helawang hanya digelar secara pribadi saja dan tidak melaksanakan rangkaian acara khusus.
Untuk itu, kades berharap kepada Pemkab Basel ke depan dapat mengagendakan Hikuk Helawang menjadi agenda wisata.
“Karena yang datang ke Nyelanding ada ribuan orang hadir di sini, bersilaturahmi, mencicipi makan khas Desa Nyelanding. Kita juga ada objek wisata air panas alami yang banyak khasiatnya, sehingga kegiatan Hikuk Helawang ini sebaiknya diagendakan menjadi kegiatan Pemkab Basel,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.