Setelah mendapatkan pinjaman modal dari program PUMK ini dirinya membeli jaring dan peralatan tangkap lainnya dengan harapan hasil tangkapannya semakin meningkat.

Selain untuk mendukung usahanya sebagai nelayan, modal dari PT Timah Tbk juga digunakan untuk pengembangan usaha kue istrinya.

“Dengan semakin lengkap alat tangkap hasil tangkapan saya menjadi lebih baik, usaha kue istri juga semakin lengkap,” ucap Kamarudin.

Baginya, untuk menjadi mitra binaan PT Timah Tbk pun tak sulit, pasalnya Ia hanya harus melengkapi persyaratan yang terbilang mudah dipenuhi.

Kamarudin berencana untuk memanfaatkan kembali program ini di masa depan setelah pinjamannya lunas, karena program ini sangat membantu dalam pengembangan usahanya. (**/Adv)

Baca Juga  PT Timah Tbk Bersama HNSI Bangka Berdayakan Kelompok Nelayan