“Berdasarkan titik hotspot yang disebarkan BMKG, kami tinjau di lapangan, memang ada kejadian kebakaran hutan tapi tetap memancarkan panas dan terbaca satelit,” terang Mikron.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel akan tetap menjadi garda terdepan bagi masyarakat Bangka Belitung dalam menghadapi bencana alam.

Mulai dari pelaksanaan persiapan penetapan status keadaan darurat bencana, pelaksanaan koordinasi, kerja sama dan pengerahan sumber daya dalam penyelamatan dan evakuasi masyarakat korban bencana sampai dengan pelaksanaan, inventarisasi, identifikasi dan perlindungan terhadap kelompok rentan korban bencana merupakan tugas utama dari BPBD.

“Masyarakat kita imbau untuk lebih mewaspadai dan siap siaga menghadapai bencana tersebut. Waspadai bencana dengan melihat jenis bencana seperti angin kencang harus ada pemangkasan pohon-pohon yang tinggi, membersihkan selokan yang mampet dan tidak melakukan aktifitas pembakaran lahan. Jika membakar harus terkendali dan bisa dikondisikan,” tutupnya.*

Baca Juga  Tanggulangi Banjir di Kampung Ulu Mentok, Pemkab Babar akan Gandeng Balai Wilayah Sungai Babel