Tidak jauh dari bibir pantai terdapat sebuah pulau kecil yang indah bernama Pulau Punai, pulau ini terbentuk dari karang dan bebatuan dan berjarak ± 200 meter dari bibir pantai sehingga dapat dikunjungi dengan berjalan kaki di waktu air surut.

Untuk menunjang sektor pariwisata Pantai Pasir Padi, sejumlah akomodasi yang berupa hotel berbintang, dengan fasilitas lengkap, seperti restoran, dan ruang konferensi, pameran dan lain-lain, tersedia. Selain itu warung-warung tradisional yang menyajikan berbagai hidangan laut menambah variasi akomodasi pantai itu.

Pantai Pasir Padi sering menjadi tempat penyelenggaraan berbagai macam kegiatan seperti olahraga race pantai (motorcross), pameran, kesenian dan hiburan (konser musik). Pantai ini menjadi tempat upacara ritual Peh Chun.

Baca Juga  Peras Dua Sejoli di Pantai Pasir Padi, Pria di Pangkalpinang Diciduk Buser Naga

Peh Chun merupakan salah satu upacara adat yang dilaksanakan oleh masyarakat Tionghoa yang berada di kota Pangkalpinang dan daerah-daerah lainnya di Bangka Belitung.

Berikut komentar para wisatawan yang sudag pernah mengunjungi Pantai Pasir Padi Pangkalpinang dilansir dari TripAdvisor.

“Pantai ini adalah pantai yang terdekat dari kota dan cukup menarik untuk didatangi bila ingin ke pantai dan dapat menikmati kelapa muda dan penganan kecil seperti jagung, indomie, kacang atau sekedar merokok menghilangkan penat dan jenuh karena himpitan pekerjaan atau masalah yang lain,” cuit Priojati A.

“Pemandangan yang bagus dan menenangkan setelah aktivitas seharian, tempat bersih dan bisa jadi salah satu pilihan tempat kunjungan,” tulis Libe. (**)

Baca Juga  4 Rekomendasi Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi saat Liburan di Bandung