Protes PPDB Tak Merata, Almaster Geruduk Kantor Dindik Babel

Aliansi Masyarakat Terzholimi (Almaster) melakukan unjuk rasa di halaman Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin (24/7/2023). (Foto: Elza Zhavia)
Menurut Apri, berdasarkan data ada 812 siswa-siswi yang lulus SMP di tahun ini dan SMA SMK Negeri di Koba mampu menampung 828 siswa, namun karena di SMA Negeri 1 Koba kelasnya dikurangi 1, yang sebelumnya ada 8 rombongan belajar (rombel) menjadi 7 rombel sehingga tidak semua siswa-siswi dapat tertampung.
“SMA Negeri 1 siap menambah rombel tapi tidak diizinkan dinas terkait karena akan mempengaruhi sekolah swasta. Sekolah swasta di Koba hanya ada 2 pondok pesantren, tidak mungkin yang nonmuslim harus masuk ke ponpes. Kami harap kebijakan dari Pj gubernur dan dinas pendidikan untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
Apri juga meminta kepada dinas pendidikan Babel agar dapat mengkaji untuk bisa membangun SMA Negeri 2 karena hanya di Kota Koba yang memiliki 1 SMA Negeri. Hal ini menurutnya, sangat berbeda dengan kota atau kabupaten lainnya. (Elza)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.