Pasangan yang tidak kunjung mendapat keturunan setelah berupaya selama setahun tanpa pengaman mungkin saja memiliki gangguan kesuburan. Gangguan ini bisa berupa kegagalan indung telur dalam melepaskan sel telur atau adanya masalah pada kualitas maupun kuantitas sperma.

Untuk mengetahui secara pasti, kalian berdua dianjurkan untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan kesuburan.

Selain ada masalah kesuburan, beragam kondisi kesehatan, seperti infeksi menular seksual, berat badan kurang atau berlebih, serta terlalu banyak berolahraga, juga bisa menyulitkan kamu untuk hamil, lho.

Perhatikan usia saat hamil

Sebenarnya, tidak ada patokan pasti mengenai berapa lama waktu yang diperlukan untuk bisa hamil. Ada banyak faktor yang memengaruhinya. Salah satunya adalah faktor usia wanita.

Baca Juga  7 Manfaat Wortel Bagi Kesehatan, Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan Mata

Bila usiamu berada di kisaran 30 tahun, maka kesempatanmu untuk bisa hamil telah berkurang dan akan terus berkurang seiring pertambahan usia. Kesempatan hamil kemudian akan menurun drastis saat usia 40 tahun.

Jadi, kalau kamu berusia di bawah 35 tahun dan belum juga punya momongan meski telah berusaha selama satu tahun, ada baiknya kamu berkonsultasi kepada dokter.

Tujuannya, agar dokter dapat mencari tahu apakah kesempatanmu untuk hamil bisa ditingkatkan, serta membantu merencanakan kehamilan.

Tiga hal di atas perlu kamu dan pasangan pahami kala merencanakan kehamilan. Selain itu, kalian berdua juga harus menjaga kesehatan dengan menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, serta tidak merokok dan minum minuman beralkohol agar kesempatan hamil bisa lebih besar.(***)

Baca Juga  Kemenkes RI Siapkan 10 ribu USG Untuk Puskesmas di Indonesia