●Infeksi ginjal berulang (pielonefritis).
●Penyakit ginjal polikistik yang dapat menyebabkan ginjal bengkak.
●Lupus nefritis dan penyakit autoimun lainnya.
●Penggunaan obat yang merusak ginjal, seperti obat pereda nyeri.
●Refluks vesikoureter, ketika aliran urine kembali ke ginjal.
●Tubuh keracunan logam berat.
●Masalah pada saluran kemih, seperti obstruksi saluran kemih.

Pada beberapa kasus, penyakit gagal ginjal kronis bersifat idiopatik, alias tidak ditemukan penyebab yang mendasarinya.

Faktor yang meningkatkan risiko gagal ginjal kronis

Jika mempunyai faktor yang dapat meningkatkan risiko, artinya Anda lebih mungkin terkena gagal ginjal kronis. Namun, ada kalanya faktor risiko ini dapat dihindari. Berikut beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penyebab gagal ginjal kronis.

Baca Juga  6 Manfaat Kacang Pecan Bagi Kesehatan, Turunkan Risiko Penyakit Jantung

1. Penyumbatan aliran darah

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan aliran darah tersumbat hingga bisa menjadi risiko penyebab gagal ginjal kronis, yaitu:

●bekas luka akibat infeksi ginjal,
●cacat lahir yang membuat satu atau kedua ureter mengeras,
●plak kolesterol atau bekuan darah, dan
●batuan ginjal yang menghalangi aliran urine.

2. Penggunaan obat tertentu dalam waktu yang lama

Tahukah Anda bahwa penggunaan obat tertentu, seperti obat pereda nyeri, dalam waktu yang lama bisa menjadi penyebab seseorang berisiko terkena gagal ginjal kronis?

Hal ini dapat terjadi karena obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID) yang berlebihan sangat mungkin menyebabkan reaksi alergi atau efek samping yang merusak ginjal.

Baca Juga  Satu Tahun Derita Gagal Ginjal, Pengobatan Cindy Dibantu PT Timah Tbk

Oleh sebab itu, Anda perlu mewaspadai beberapa obat seperti ibuprofen dan naproxen yang berpotensi membuat ginjal bermasalah.

3. Menjalani tes rontgen berwarna

Anda yang pernah menjalani tes rontgen mungkin tidak tahu bahwa pewarna yang digunakan untuk meningkatkan kontras bisa membahayakan ginjal.

Pewarna yang sering dipakai dalam pemeriksaan rontgen, CT scan, dan MRI ini bisa menyebabkan gagal ginjal kronis jika sering dilakukan.

Selain itu, ada beberapa faktor yang membuat tes rontgen berisiko tinggi, yaitu:

●ginjal sudah rusak,
●menderita gagal jantung kongestif,
●penyandang diabetes dan memiliki tekanan darah tinggi, serta
●berusia lebih dari 75 tahun.

4. Faktor risiko lainnya

Ketiga faktor di atas memang sering menjadi hal yang dapat meningkatkan seseorang terkena gagal ginjal kronis. Namun, ada beberapa hal lainnya yang bisa menjadi dalang dari penyebab gagal ginjal kronis yaitu sebagai berikut.

Baca Juga  Hasil Uji Labfor Obat Sirop Merek Praxion Masih Diambang Batas

●Sejarah penyakit ginjal keluarga yang diturunkan secara genetik.
●Lahir prematur karena adanya simpanan kalsium dalam filter ginjal.
●Mengalami kecelakaan atau trauma yang menyebabkan cedera ginjal akut.

Apabila Anda merasakan beberapa gejala gagal ginjal kronis dan termasuk orang yang berisiko, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Pasalnya, kasus penyakit ginjal terkadang tidak diketahui penyebabnya, sehingga perlu pemeriksaan agar lebih pasti.(***)