PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu menyebutkan pernikahan dini dan stunting salah satu penyebab dan bentuk kekerasan anak yang terjadi di daerah.

“Pernikahan dini salah satu penyebab dan stunting adalah bentuk kekerasan anak yang menjadikan anak itu tidak setara dengan anak lainnya,” kata Pj Gubernur Suganda usai membuka kegiatan pencegahan kekerasan anak di Pangkalpinang, Rabu (26/7/2023).

Pj Gubernur Suganda mengatakan melalui kegiatan ini kita berupaya bagaimana mengurangi kekerasan anak karena tahun lalu ada 130 lebih anak yang mengalami kekerasan dan di semester awal 2023 ini ada 75 anak yang mengalami kekerasan.

“Itu yang terdata, pasti ada yang tidak terdata. Mari kita berpartisipasi untuk stop melakukan kekerasan terhadap anak karena yang melakukan kekerasan itu masuk lingkaran setan,” kata Suganda.

Baca Juga  1,9 Kilogram Ganja Diamankan Polres Babar di Jasa Pengiriman Barang

Pj Suganda memastikan berbagai upaya dilakukan oleh Pemprov Babel untuk mencegah terjadinya kekerasan anak karena banyak faktor, seperti pernikahan dini itu orang tua ada namun tidak siap menjadi orang tua karena mereka masih anak-anak.