Ketika sudah menikah, dan memiliki rumah sendiri, bertetangga dan mengenal orang-orang di sekitar memang jadi hal yang wajib kita lakukan. Mengutip dari Pew Research Center Survey sebanyak 57% orang dewasa di Amerika enggan hidup bertetangga, lho!

Hal ini mengakibatkan mereka nggak tahu siapa tetangga di sekitarnya, mengakibatkan mereka rentan lebih curiga terhadap kejahatan di rumah. Karena menganggap tetangga adalah orang asing.

Namun pada kenyataannya, banyak sekali manfaat dari berhubungan dengan orang-orang di sekitar kita ini, lho! Bersosialisasi dengan tetangga, sedikit banyak bikin kita jadi lebih tahu tentang masalah apa yang sedang terjadi di lingkungan sekitar rumah.

Misalnya soal informasi mengenai pencurian yang sedang marak terjadi. Dengan bersosialisasi, kita bisa berbagi informasi mengenai cara menghindarinya.

Baca Juga  5 Cara Menyimpan Rendang agar Tidak Gampang Basi

Biasanya, ketika terjadi kejahatan di rumah yang dialami tetangga, penjaga keamanan di sekitar rumah dan warga sekitar akan jadi lebih waspada. Bahkan, bisa jadi penjaga keamanan juga akan memberikan pengamanan ekstra, terutama jika ada orang mencurigakan yang masuk ke area lingkungan rumah.

Nah, kalau seluruh tetangga jadi sama-sama mengenal dan tahu cara pencegahannya satu sama lain, tentu pengaruhnya jadi lebih besar, ketimbang Ibu hanya mencegah kejahatan di rumah secara personal, bukan?

Nggak hanya itu, mengutip dari Common Living mengenal tetangga sekitar, juga bisa membantu kita lebih sehat dan tidak merasa kesepian di lingkungan rumah. Hidup bertetangga juga bisa meningkatkan rasa empati kita terhadap orang lain.

Baca Juga  Melawan saat Ditangkap, Perampok Nenek Rusmini di Mentok Dihadiahi Timah Panas

4. Ada tamu tak dikenal? Wajib curiga!

Seperti yang Ibumin jelaskan sebelumnya, di zaman serba canggih seperti sekarang, banyak orang yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang, termasuk menjadi pencuri. Nggak main-main, pencuri zaman sekarang juga bisa dikatakan cukup ‘bermodal’.

Artinya, mereka bisa saja menyamar dan mendapatkan seragam dan atribut dari dinas tertentu agar bisa masuk ke dalam rumah, alih-alih berpura-pura menjadi petugas survey. Kalau Ibu melihat orang seperti ini, wajib curiga ya Bu!

Tanyakan secara detail apa keperluan mereka, dan sebisa mungkin batasi area aman. Kalau Ibumin biasanya akan membatasi komunikasi di luar pagar, meskipun mungkin jarak pandang kita untuk menilai orang tersebut jadi lebih terbatas.

Baca Juga  Petunjuk Al-Quran dalam Memilih Pasangan Hidup

5. Terlibat dalam program jaga lingkungan dari RT/RW setempat

Cara mencegah kejahatan di rumah ternyata bisa dilakukan secara bersama dengan tetangga di lingkungan sekitar, lho! Karenanya, mengutip dari City of Sacramento penting bagi kita untuk ikut dalam program jaga lingkungan setempat.

Ikut berpartisipasi dalam program ini, sedikit banyak bisa mengurangi tindak kejahatan. Serta memutus mata rantai proses terjadinya kejahatan itu sendiri.(***)