Ibu-ibu di Toboali Rela Antre sejak Jam 6 Pagi demi Gas Melon
Dirinya tidak tahu pasti apa yang menjadi penyebab terjadinya kelangkaan gas LPG 3 Kg di daerah Toboali. Kendati begitu Surya berharap ketersediaan gas subsidi dapat berjalan normal seperti biasanya.
” Saya gak tau kenapa gas tiga kilo ini bisa langkah, yang saya tahu sekarang harus menunjukkan bukti KTP untuk ngambil gas di setiap pangkalan,” sebutnya.
Sementara itu, Manajer PT. Haluan Karya Mandiri Toboali Slamet Triyono mengungkapkan.
Sebenarnya tidak terjadi kelangkaan LPG di Toboali, cuman pengambilan gas subsidi saat ini terjadi pembatasan karena menerapkan aplikasi Subsidi Tepat LPG 3 Kg.
” Dari 65 pangkalan HKM di Basel semua sudah menerapkan aplikasi Subsidi Tepat LPG 3 Kg dari Pertamina. Memang selama menerapkan aplikasi ini ada antrean di sejumlah pangkalan HKM karena harus mendaftarkan KTP warga ke aplikasi tersebut,” katanya.
Selain itu, lanjut Slamet, setiap tanggal merah maupun libur nasional Pertamina tidak melakukan penyaluran ke agen. Sehingga pihak agen tidak bisa menyalurkan ke setiap pangkalan yang ada di Bangka Selatan.
Hal ini juga yang menjadi penyebab terjadinya kelangkaan gas subsidi.
“Penyaluran ke pangkalan tetap normal dan aman tidak ada pengurangan tabung gas sama sekali. Warga kita banyak yang belum paham dengan aturan dari Pertamina. Sekarang warga diminta membawa KTP dan KK untuk melakukan pendaftaran ke pangakalan dan ini sudah kami infokan ke semua pangkalan agar masyarakat menggikuti prosedur yang telah ditetapkan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.