“Agenda utama dalam konfercab yaitu penyampaian dan tanggapan laporan pertanggungjawaban kepengurusan cabang periode ini. Berikutnya adalah pemilihan formatur dan nonformatur atau ketua umum baru periode 2023-2024,” kata Gilang.

Dia mengungkapkan, dalam konfercab ini pihaknya juga menyampaikan ihwal rekomendasi-rekomendasi program kerja kepengurusan baru. Dan kebijakan dalam lingkup internal yang akan dijalankan pada periode 2023-2024 nantinya.

“Jadi hari ini dijadwalkan sudah selesai pemilihan ketua umum dan jajarannya. Untuk buku goresan hijau hitam yang kita launching ini gabungan dari karya kader memuat artikel, opini atau kajian kritis tentang kebijakan daerah dan nasional selama periode ini,” ujarnya.

Sementara, Ketua Pelaksana Konfercab Muhammad Husein menambahkan dalam kegiatan ini dilakukan pemilihan 6 komisariat masing-masing sesuai dengan jumlah kader dalam aturan HMI. Di mana total utusan suara penuh ada 11 orang dan peninjau 13 orang.

Baca Juga  BPJN Babel Prioritaskan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan di Bangka Barat Tahun 2026

“Hadirnya kami di Babar tentu untuk mewujudkan masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur sesuai apa yang jadi landasan HMI. Untuk menciptakan masyarakat yang diridahi Allah SWT,” ungkapnya. (Dev)