PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat proyeksi penduduk Babel dengan beban ketergantungan 47 persen. Yakni dari 100 usia produktif akan menanggung 47 orang usia non produktif pada tahun 2035.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BPS Bangka Belitung, Toto Haryanto Silitonga ketika sosialisasi proyeksi penduduk kabupaten kota di Babel 2020-2035, hasil Sensus Penduduk 2020 di Pangkalpinang, Senin.

Menurut Toto, proyeksi tersebut pihaknya sampaikan, ingin memperkirakan bagaimana populasi masyarakat di Babel sampai dengan 2025 mendatang.

“Bagaimana proporsi usia produktif 15 sampai 65 tahun. Jadi di tahun 2035 ternyata kita melihat terjadi perubahan usia produktif dari 70 menjadi 67 tahun. Yang berhubung adalah usia non produktif atau usia tua meningkat,” jelas Toto.

Baca Juga  Tujuh Oknum Polisi di Bangka Belitung Dipecat Lantaran Terlibat Narkoba

Dari proyeksi tersebut, dikatakan Toto, guna melihat kebijakan apa yang akan mulai dibangun oleh pemerintah dalam menyikapi hal itu terutama bonus demografi.

“Khusus Babel di 2035 usia produktifnya mulai berkurang, dari 100 hanya 70 aja, di 2020-2035 dari 100 cuma 67 yang produktif sisanya adalah non produktif tadi usia sekolah dan lansia tadi. Ini kita harus mempersiapkan,” pungkasnya.