Lanjutnya, sebenarnya Ditto menginginkan ada semacam seleksi terbuka yang digelar KONI Basel untuk menentukan calon atlet yang maju di Porprov.

“Sehingga jelas seleksi yang dilakukan secara terbuka. Jika dikatakan syaratnya harus mendapatkan medali perorangan maka tidak ada atlet biliar di Basel yang mendapatkan medali perorangan yang ada itu semuanya ganda,” ujarnya lagi.

Dengan kondisi seperti ini, ia mengatakan kemungkinan akan menerima tawaran kabupaten lain. “Saya sudah kecewa. Kalau kita diloloskan juga mungkin sudah berbeda perlakuannya dengan kami. Dan mungkin saya juga akan memikirkan tawaran kabupaten lain,” tutupnya.

Terpisah, Ketua KONI Basel, Akbar Alfadjjeri mengungkapkan pada persiapan Porprov VI, KONI Basel telah menggelar Pleno Rakerda tentang syarat mengikuti Porprov berdasarkan AD ART KONI.

Baca Juga  Juara Bersama Terjadi di Nomor Lompat Tinggi Putra, Ini Rekap Pertandingan Cabor Atletik Hari Kedua

“Berdasarkan Juknis yang telah disepakati anggota KONI Basel. Syarat dalam pasal 12 kreteria atlet KONI Basel, platinum dan gold. Pasal 11 platinum adalah atlet peraih medali emas dan perak di ajang Porprov Bateng 2018, Kejurda 2022, Kejurprov 2022, kejuaraan open tahun 2022 yang masih potensial,” jelas Akbar, Rabu (2/8/2023).

Lanjutnya, prioritas atlet nomor perorangan. “Jadi seluruh cabor boleh mengajukan sebanyak-banyaknya nama atlet namun KONI melakukan seleksi sesuai juknis yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Akbar menambahkan kekisruhaan internal Pobsi karena baru aktif di Februari 2023. “Dari tahun 2021 sampai 2022 Pobsi belum aktif dan Rakerda kita tahun 2022, Alhamdulillah tidak ada atlet cabor lain yang komplain karena mereka sudah tahu syarat yang telah ditentukan sesuai juknis. Yang menyetujui juknis itu cabor anggota KONI,” terang Akbar.

Baca Juga  Bukan Dasar Mutasi dan Promosi, BKPSDMD Selesaikan Pemetaan Kompetensi 1.900 ASN Pemprov Babel

Ia menjelaskan dari 6 atlet yang diajukan Pobsi Basel yang lolos verifikasi hanya tiga salah satunya karena mereka telah meraih medali perorangan.