Peserta diberikan demonstrasi langsung tentang cara mendaftar dan menggunakan aplikasi ini, dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan keuangan bisnis mereka.

Tidak hanya itu, pembayaran digital juga menjadi perhatian utama dalam acara ini.

Dengan bantuan dari Generasi QRIS Indonesia, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana QRIS dapat menjadi alternatif pembayaran yang cepat, aman, dan nyaman bagi pelanggan UMKM.

Penggunaan QRIS juga diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai.

Kevin Setiawan selaku ketua pelaksana, mengatakan, “Kami sangat senang dapat memberikan kontribusi positif, terkhusus bagi UMKM di Desa Batu Belubang melalui acara sosialisasi ini. Dengan memberikan pemahaman tentang tata cara pengemasan dan pemasaran produk yang baik, serta pengelolaan laporan keuangan melalui aplikasi Lamikro dan pembayaran digital menggunakan QRIS,” jelasnya.

Baca Juga  UBB dan BPS Babel Teken MoU Penyediaan dan Pemanfaatan Data Statistik

Menurut Kevin, Hasil akhir yang diharapkan dapat mengembangkan potensi desa sehingga dapat memaksimalkan perkembangan dan pertumbuhan Desa Batu Belubang, baik dari segi perekonomian maupun sumber daya manusianya.

Ia menyebutkan gerakan ini menunjukkan komitmen Himpunan Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bangka dalam mendukung perkembangan ekonomi lokal dan memberikan manfaat nyata bagi UMKM.

Selain itu, acara ini diharapkan menjadi langkah awal yang mendorong adopsi teknologi dan praktik bisnis yang lebih canggih di kalangan UMKM di Desa Batu Belubang.

“Dengan adanya kegiatan ini di harapkan pertumbuhan berkelanjutan di sektor UMKM tak hanya sekadar ilusi tapi bisa menjadi aksi yang menimbulkan reaksi,” tutupnya.