Lalu dengan menggunakan jerigen, Dika berenang sejauh 1 mil lalu diselamatkan oleh KM Nurki pada pukul 03.00 WIB.

Setelah diselamatkan oleh Ambon selaku Nahkoda KM Nurki. Korban selamat dibawa menuju pos sandar polairud.

Kemudian Selasa pukul 10.05 WIB. Rudin selaku nelayan melaporkan kejadian  ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang (Basarnas)

“Mendapatkan informasi tersebut Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang membuka Operasi SAR Gabungan dan memberangkatkan 1 Tim Rescue menuju lokasi diketahui terakhir (Last Known Position) dan melakukan pencarian pada koordinat 1°50.467’S 106°12.841’E,” ungkap I Made Oka Astawa.

Ia menambahkan, upaya pencarian akan menggunakan metode penyisiran di atas permukaan air sejauh 5 mil dari Teluk Uber ke arah Timur dengan menggunakan  Rubber Boat.

Baca Juga  3 Penambang Bakit Berhasil Ditemukan, Ponton Hanyut hingga ke Perbatasan Perairan Jambi

“Pencarian tersebut  dilakukan selama 7 hari sesuai SOP dari Basarnas  atau bisa saja di hentikan apabila korban cepat ditemukan, apabila korban tidak ditemukan dalam kurun 7 hari maka dilanjutkan pemantauan dan apabila ada tanda – tanda korban Operasi SAR dapat dibuka Kembali,” tutupnya.