Jeje juga menambahkan jika di setiap salat yang dikerjakannya, ia selalu berdoa kepada Yang Mahakuasa agar masalah rumah tangga yang menimpanya tersebut bisa segera selesai dan menemukan jalan keluar.

“Gue setiap salat pun gue nangis kayak, ‘Ya Allah, tolong gue untuk bisa lewatin ini’ gitu,” imbuhnya.

Maafkan dan Lupakan

Tak ada dendam, demikian yang dikatakan oleh Jeje Govinda. Baik kepada istrinya, maupun kepada Rendy Kjaernett yang menjadi laki-laki idaman lain. Jeje pun berusaha untuk melupakan, memaafkan dan juga mengikhlaskan.

“Yang pasti gue, satu, melupakan. Dua, memaafkan. Dan terakhir, mengikhlaskan. Semua, gue enggak ada dendam sama pihak manapun. Meskipun berat, tapi tidak ada dendam sama sekali. Sangat memaafkan,” lanjutnya.

Baca Juga  Kabar Bahagia Datang Lee Yeon Hee Mengumumkan Kehamilan

Bodoh

Diakui oleh Jeje, sikapnya yang seperti hanya diam tersebut membuat banyak orang justru mencibir dirinya. Ia bahkan dibilang bodoh karena memilih sikap yang seolah kalah dengan istrinya.

“Mungkin gue dibilang orang bodoh. Cuma gue orangnya memang enggak bisa pendendam. Ya sudah lah. Di balik masalah yang berat kemarin, Allah pasti ngasih balasan yang lebih baik buat gua,” paparnya.

Bertahan Demi Anak

Kala kasus tersebut meledak, banyak tak sedikit orang-orang terdekat dan netizen yang mengirimkan pesan kepadanya lewat direct message (DM) Instagram yang menyebut dirinya lembek sebagai laki-laki.

“Banyak yang DM, banyak yang bilang gue laki-laki lembek. Ya mereka kan nggak ngerasain apa yang gue rasain,” ujar Jeje.

Baca Juga  Viral, Polisi Berjaket Ojol Ringkus Pelaku Begal di Ciledug

Namun, Jeje memiliki alasan kuat mengapa masih ingin mempertahankan rumah tangga. “Gue bertahan buat anak,” bebernya.

Yakin Berubah

“Ya, nggak ada kata-kata lain selain menyesal, maaf dan terima kasih. Terima kasih kamu yang nggak pernah ninggalin aku susah seneng, kita selalu bareng-bareng” kata Syahnas dengan nada perlahan. [Youtube/Jeje & Nanas Channel]

Jeje mengatakan bahwa dirinya selalu percaya bahwa setiap orang bisa berubah ke arah yang lebih baik. Karenanya, dengan keputusannya ini, Syahnaz akan lebih menghargai dan bisa berubah.

“Gue yakin semua bisa berubah,” tandasnya.

(***)