Saat ini, menurut dia, proyek tersebut sudah tidak bisa lagi dilakukan penyiraman air untuk mengurangi debu yang bertebaran. Hal ini dikarenakan proyek itu sudah masuk tahap sand cone sehingga ketika dilakukan penyiraman campuran agregat tidak akan menjadi padat.

“Kalau sebelumnya itu rutin kita siram. Kalau sudah memasuki tahapan sand cone dan menjelang pengaspalan, SOP-nya tidak boleh lagi disiram. Jadi kami harap masyarakat untuk bersabar karena ini sedang proses, kalau semuanya sudah siap, segera diaspal,” ujarnya.

“Kami sudah perintahkan kontraktor pelaksana untuk segera melakukan pengaspalan. Khususnya di ruas jalan yang sudah tidak ada lagi pekerjaan struktur seperti pembangunan siring dan sebagainya,” katanya. (**/Dev)

Baca Juga  Antisipasi Penculikan Anak, Polda Babel Siapkan Personilnya di Tiap-tiap Sekolah