“Berbekal sedikit pengetahuan tentang budidaya ayam potong, saya mulai merintis kecil-kecilan dengan sisa modal dari Program PUMK PT Timah Tbk. Selang beberapa waktu ternyata prospek usaha ayam potong cukup menjanjikan sehingga saya benar-benar terjun menekuni usaha ini,” katanya.

Menurut Iyan wahyudi, saat ini banyak jenis makan yang memerlukan daging ayam. Selain itu, masyarakat juga telah berinovasi sendiri mengolah makanan berbahan daging ayam menjadi berbagai olahan makanan sehingga masyarakat tidak berasa bosan mengkonsumsi makan tersebut.

Selain melayani kebutuhan daging ayam ke beberapa rumah makan, Ian juga menyediakan kebutuhan daging ayam untuk pelaku usaha kecil seperti pedagang sate dan ayam crispy.

“Alhamdullillah saat ini saya menyediakan kebutuhan daging ayam untuk masyarakat baik partai kecil maupun besar, kadang-kadang saya juga terima orderan untuk acara-acara,” katanya.

Baca Juga  Merajut Kebersamaan, PT Timah Bersama Kementerian BUMN Gelar Program Sobat Aksi Ramadan 2025 di Babel

Ia bersyukur bisa terus menjalankan usahanya ini, baginya jika berusaha dengan sungguh-sungguh selalu ada kemudahan.

“Walaupun di lingkungan saya sudah banyak yang memiliki usaha yang sama dan lebih dahulu. Namun rezeki sudah ada yang mengatur, kami tidak jadi saingan tapi jadi relasi. Alhamdullillah usaha bisa lancar,” katanya,

Ia mengapresiasi program PUMK PT Timah Tbk yang telah membantu dirinya dalam menjalankan berbagai usaha. Banyak manfaat dan kemudahan yang dirasakannya dengan menjadi mitra binaan PT Timah Tbk.

“Sangat membantu sekali, jasa administrasi yang kecil. Cicilan baru dibayar setelah tiga bulan sehingga modal ini memang fokus kita gunakan untuk modal kerja. Banyak manfaatnya untuk pelaku usaha kecil seperti saya ini,” ucapnya. (**/adv)

Baca Juga  PT Timah Gelar Safari Ramadan 1447 H, Awali Kegiatan Bersama Siswa Pemali Boarding School