Soal Maling Besar, PPBD, dan LHKPN, Suganda: Janganlah Dibesar-besarkan Lagi
Terkait adanya permasalahan tentang penerimaan peserta didik baru (PPDB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dapat penilaian terbaik dari pemerintah pusat sebagai penyelenggaran PPDB terbaik dari provinsi lainnya.
“PPDB kita termasuk yang terbaik karena tidak ada titipan – titipan siapapun. Dan untuk LHKPN saya yang terus-terusan diangkat media sampai saya di hubungi orang pengadilan, saya di daerah punya rumah sendiri dengan luas setengah hektar. Di Jakarta juga Saya ada 11 rumah tapi sudah saya jual beberapa karena saya tidak mau korupsi,” ujarnya.
Dan untuk persoalan staf khusus Pj Gubernur Babel itu sudah menjadi hak Gubernur dalam mendukung kerjanya dan sejak ada kisruh terkait staf khusus, dari 10 staf khusus ada 2 orang yang mengundurkan diri karena tidak ingin berpolemik dengan media.
“Karena ada polemik dari kemarin, sekarang 2 orang stafsus saya mengajukan pengunduran diri di tanggal 1 september besok. Salah satu stafsus Saya adalah Kakak kandung saya lulusan politik dari UNSRI yang selalu menemani saya sampai malam untuk bekerja dna itu tidak salah karena hak saya yang menunjuk siapa. Bahkan ada 2 orang hak yang dapat membantu saya di rumah dinas ini tapi tidak saya gunakan. Jadi tolong jangan diangkat lagi ini,” ujarnya.
Terkait isu-isu yang beredar tentang adanya ASN yang mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) di Pemilu 2024 itu sudah jelas ada di KASN dan PKPU untuk ketentuan dan syaratnya.
“Ketika mendaftar sebagai anggota politik silahkan mengundurkan diri karena dia sudah bukan ASN lagi dan ini jelas aturannya,” tutup Suganda.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.