3. Melindungi kesalahan anak

Meskipun sulit untuk melihat anak-anak gagal, tapi melindunginya dari kesalahan akan merugikan untuk mereka. Mencegah konsekuensi bisa merampas anak-anak dari belajar pelajaran yang berharga.

Terkadang, lebih baik kita membantu anak untuk membangun mentalnya dengan menyingkir, atau membiarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri. Ini memberi mereka kesempatan untuk membangun mental.

4. Mengalah saat anak merengek

Sangat menggoda untuk menyerah ketika anak merengek atau mengamuk, terutama pada hari-hari ketika kita tidak punya waktu atau tenaga untuk mengatasi masalah tersebut.

Tetapi setiap kali kita memberi apa yang mereka inginkan, kita mengajarkan anak bahwa perilaku buruk mereka adalah cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Baca Juga  6 Cara Nyapih pada Malam Hari, Nomor 2 Wajib Bunda Coba

Jika ingin membesarkan anak-anak yang kuat secara mental, patuhi batas kemampuan kita. Ajari bahwa mereka dapat mengatasi ketidaknyamanan mereka dan belajar cara-cara yang lebih sehat untuk mengelola emosi mereka.

5. Terlalu memanjakan anak

Mungkin kita berpikir baik untuk menghabiskan banyak uang untuk anak, karena menunjukkan betapa kita perhatian padanya. Tapi, banyak penelitian menunjukkan, segala yang berlebihan untuk anak-anak sangat tidak sehat.

Jika mereka selalu mendapatkan semua yang mereka inginkan, mereka kehilangan belajar keterampilan hidup yang berharga, seperti disiplin diri. Mereka juga akan lebih cenderung tumbuh menjadi materialistis, yang dikaitkan dengan menurunnya tingkat kebahagiaan di masa dewasa.

Tetapkan batasan pada apa yang diberikan kepada anak. Biarkan mereka tahu bagaimana rasanya mengalami kekecewaan, dan ajari mereka cara bekerja untuk mendapatkan hal-hal yang mereka inginkan.(***)

Baca Juga  Ciri-ciri Anak yang Memiliki Kecerdasan di Atas Rata-rata, Si Kecil Jenius