Presentase investasi tersebut dari sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, sebesar 42 persen, pertambangan 8,9 persen dan industri logam dasar 6,1 persen.

“Realisasi investasi dikeluarkan oleh perusahaan menengah maupun murni yang ada di Babel. Realisasi triwulan II 2023 ini dibandingkan triwulan sama 2022 lalu ada kenaikan sekitar 4,9 persen.

Selain itu, realisasi investasi itu turut memberikan kontribusi terhadap tenaga kerja di Bumi Serumpun Sebalai ini.

“Jumlah tenaga kerja yang terserap dari realisasi investasi Rp 4,94 triliun itu TKI/TKA (PMA PMDN) sekitar 3.803 orang,” pungkasnya.

Baca Juga  Bank Indonesia Bahas Ketahanan Ekonomi di Bangka Belitung