BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID —  Dewan juri lomba menulis esai Inkubator Literasi Pustaka Nasional Kabupaten Bangka Selatan menetapkan esai yang berjudul Ampak, Sebuah Paradok Kearifan Lokal Pengelolaan Tambang Masyarakat Pulau Bangka karya Alfa Thoriq, pengajar di SMA Muhammadiyah Toboali sebagai Juara I.

Sementara Juara II diraih oleh Sumardoni, pengajar di SMAN 1 Payung dengan esai yang berjudul Ngarak Ketupat Gong, Sedekah Bumi yang masih membumi menempati terbaik ke dua.

Para pemenang lomba menulis esai Inkubator Literasi Pustaka Nasional Kabupaten Basel tahun 2023. (Foto Istimewa)

Sedangkan di posisi III adalah Mastiana, pengajar di SMPN 5 Pulau dengan judul Tradisi Nganggung Dulang menempati terbaik ke tiga.

Untuk Juara harapan 1 dan 2 diraih oleh Yudi Sapriyanto, Kepala Sekolah SMAN 1 Simpang Rimba dengan judul esai Mubo, Sekelumit Kearifan Lokal Urang Habang.

Baca Juga  12 Pelaku Kriminal Diciduk Polres Bangka Selatan dalam Sebulan Terakhir

Dan Esai Selayang pandang Upacara Adat Buang Jong Desa Kumbung karya Ridhania ditetapkan sebagai esai terbaik harapan kedua.

Ridhania adalah mahasiswa asal Bangka Selatan yang saat ini berkuliah di Universitas Siliwangi Tasikmala.