“Masing-masing SMA SMK bisa meraih predikat PK ini. Rangkaian prosesnya selain prospos ada tes wawancaranya jika lulus akan dapat sertifikat sekolah unggulan yang nantinya dapat bantuan pengembangan infrasturktur dan proses belajarnya juga dibantu pusat,” ujar Ervawi.

Ervawi menambahkan, dari 30 lebih SMA SMK Negeri di Babel yang baru mendapat predikat PK baru belasan SMK. Diharapkan sekolah yang lain dapat berpacu mengejar predikat PK ini agar manajemen sekolah lebih terarah berstandar nasional dan para guru terus mengembangkan potensinya.

“Sekolah-sekolah yang belum dapat predikat PK kita harap dapat mengikuti jejak SMA SMK PK karena setiap tahun kita selalu berharap ada dua atau tiga sekolah yang menerima predikat ini,” tutup Ervawi.

Baca Juga  Masuk Nominasi Nasional, Tim Kemendikbud RI Verifikasi Bunda PAUD Bangka Barat

Dikutip dari Kemdikbud.go.id, SMK PK (Pusat Keunggulan) merupakan salah satu program prioritas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Pendidikan Vokasi) Kemendikbud pada tahun 2021 ini. Program ini lahir sebagai upaya pengembangan SMK dengan program keahlian tertentu agar mengalami peningkatan kualitas dan kinerja.

Pencapaian tersebut harus diperkuat dengan adanya kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), plus hadirnya pemerintah daerah setempat beserta perguruan tinggi vokasi sebagai pendamping.

Selain itu, melalui program SMK PK ini juga diharapkan dapat menjadi sekolah rujukan dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja sekolah di sekitarnya agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun industri. (**/Zhavia)