Kendati demikian sebagai pihak yang dituding merugikan salah satu pihak, PT FAL belum memutuskan langkah lainnya.

Kata Reno, pihaknya masih menunggu solusi baik yang akan dimediasi oleh pihak Pemerintah Desa Mendo.

“Sampai saat ini karena baru sebatas pemberitaan di media hanya menyebutkan PT FAL yang memasang tapi aktualnya kita bukan yang memasang. Tapi kita harap ada upaya lebih lanjutlah terkait tuduhan itu,” ujarnya.

Dia pun berharap polemik yang sering terjadi di Desa Mendo tidak melebar dan dapat saling berdampingan antaran perusahan dan pihak masyarakat.

“Tentunya kami PT FAL berharap yang namanya perusahaan bisa menjalani relasi yang baik bukan hanya kepada masyarakat saja tetapi sesama perusahaan juga bisa menjalani relasi yang baik. Kita dalam hal ini tentu mengharapkan yang seperti itu,” tutupnya. (Penulis: Zuesty Novyanti/Editor: Dedy Irawan)

Baca Juga  Himaserda Unmuh Babel Bergerak: Cegah Ledakan Lobster Invasif di Perairan Desa Petaling