Sering Dianggap Sepele Ini Efek Kesehatan Seharian di Ruangan Ber-AC
2. Membuat kulit menjadi kering
Efek seharian di ruangan ber-AC ini paling terasa perubahannya pada kulit tubuh. Berjam-jam di ruangan ber-AC hanya akan menghilangkan kelembaban kulit. Setelah itu, kulit juga menjadi rentan untuk muncul lipatan dan kerutan.
Tidak mengejutkan jika kulit yang terus terkena paparan udara AC akan mendukung dan mempercepat proses penuaan pada tubuh, terutama pada wajah dan leher.
3. Kalau sudah biasa di ruangan ber AC, Anda jadi tak tahan suhu panas
Semakin lama Anda menghabiskan waktu di ruangan ber-AC, semakin sulit pula Anda bisa menerima suhu tanpa menggunakan AC. Hal ini dinamakan stress pada tubuh yang secara drastis menghadapi perubahan suhu secara ekstrim. Tak jarang bila sedang tidak di ruangan ber-AC, Anda akan berkeringat lebih banyak dan kulit cepat merah karena tidak tahan panas.
Bagaimana meminimalisir efek buruk akibat seharian di ruangan ber-AC?
Mungkin akan sulit bagi Anda untuk mematikan AC di ruangan kantor atau ruangan lainnya. Tapi bukan berarti seharian Anda harus terkena paparan udara dingin dari AC. Cobalah untuk tidak selalu menggunakan AC, contohnya dengan tidak menggunakan AC di rumah. Gunakan AC kalau hanya musim panas atau suhu di luar sedang benar-benar terik.
Gunakan sabun yang kandungan pelembab dan mineralnya lebih banyak, mengingat kulit menjadi rentan rusak dan cepat keriput kalau sering terkena papara udara AC.
Jika sedang berada di ruangan ber-AC gunakan pelembab, lotion, atau krim yang melembabkan dan menutrisi kulit Anda. Gunakan di area seperti wajah, leher, tangan, siku dan lutut. Pilih lotion dan pelembab berbasis air untuk menambah kelembaban kulit Anda.(***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.