Selain itu penyebab hasil imbang ini lantaran Persija harus bermain dengan 10 orang setelah Firza Andika mendapatkan kartu kuning kedua di awal babak kedua. Tentunya dengan bermain 10 pemain membuat timnya kesusahan untuk menahan gempuran Arema FC.

“Kami punya banyak risiko di babak pertama. Banyak counter dan hilang bola dan itu sempat dibahas sebelum laga tapi terulang kembali. Walaupun cetak dua gol kita punya feeling tidak bagus di belakang,” lanjutnya.

“Tapi setelah insiden semua berubah, harusnya Firza lebih tenang. Saya tidak terima kenapa dia dikartu merah. Dengan perbuatan dia tidak bagus buat tim.”

“Kami punya kans cetak gol ketiga. Akbar bebas sundul bola tapi meleset. Ada banyak hal terjadi, harusnya kita bisa buat tactical foul untuk tidak leluasa pegang bola. Dua menit akhir mereka terlalu bebas dan mencetak gol balasan. Sekali lagi kami 10 pemain sudah berjuang,” tutupnya.(***)

Baca Juga  Borneo FC Bertekad Sapu Bersih Dua Laga Kandang