Angka tersebut meningkat 5 kali lipat dibandingkan Juli yang tercatat hanya sebanyak 800 titik api.

“Nah ini kita lihat memang di Agustus kenapa tadi saya bilang BNPB menyampaikan bahwa pada periode minggu ketiga Agustus ini kita sudah mulai masuk fase puncak kemarau karena terlihat sekali perbedaan dari jumlah hotspot yang kita pantau,” jelasnya.

Masih dari penuturannya, hotspot di wilayah Sumatera naik hampir tiga kali lipat pada Juni hingga Juli.

Begitu juga Kalimantan yang mencapai 40.000 hotspot. Fenomena serupa juga diikuti berbagai kawasan lainnya. Di antaranya, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua. (Ferro Maulana PMJNews.com)

Baca Juga  Musim Kemarau, Perumdam Tirta Sejiran Setason Pastikan Ketersediaan Air Cukup