Namun Sahril tetap berenang untuk mengejar speedboat tersebut.

Setelah 30 menit menunggu dan korban tak kunjung Kembali dan hilang.

Warga berusaha melakukan pencarian namun hingga pagi hari korban tidak ditemukan.

Kemudian pada Senin 21 Agustus 2023 pukul 11.15 WIB, Mustopa selaku keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang(Basarnas).

Mendapatkan informasi tersebut Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang membuka Operasi SAR Gabungan dan memberangkatkan 1 Tim Rescue menuju lokasi kejadian dan berusaha melakukan pencarian  di sekitaran tempat lokasi ponton tersebut berada.

Upaya pencarian akan menggunakan metode penyisiran diatas permukaan air menggunakan Rubberboat Basarnas, dan scaning menggunakan perangkat Aqua eye.

Baca Juga  Geger, Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Desa Air Seruk Belitung

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang I Made Oka Astawa,S.H., M.Si membenarkan kejadian tersebut dan mengungkapkan saat ini Tim SAR Gabungan berusaha melakukan penyisiran mengikuti arus dan SAR Map Prediction yang telah dibuat olah tim.

“Semoga korban cepat ditemukan” tutup I Made Oka Astawa di Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.