Upaya penanganan pencemaran dan penggelaran peralatan ini dilakukan oleh tim PT Timah Tbk yang telah tersertifikasi IMO : Responder IMO L2 dan First Responder IMO L1. Dalam menanggulangi upaya pencegahan pencemaran PT Timah Tbk juga dibantu oleh tim OSCT (Oil Spill Combat Team) sebagai pertimbangan dalam penentuan strategi penanggulangan.

Selain itu, secara paralel telah diilaksanakan finalisasi pemodelan prediksi pergerakan minyak sehingga tim memiliki panduan jika kondisi di lokasi tereskalasi mengalami peningkatan. Sebagai member OSCT Indonesia, terkait peristiwa ini juga segera akan dilaksanakan supervisi dari OSCT Indonesia, untuk asistensi dan supervisi penanganan dan penanggulangan pencemaran.

“Kita berupaya sebaik mungkin agar musibah ini tidak menimbulkan dampak yang meluas khususnya dalam aspek lingkungan. Untuk itu, kami sampaikan bahwa perusahaan telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses evakuasi dan penanganan musibah ini,” tandas Anggi. (**)

Baca Juga  Gotong Royong Lestarikan Satwa, PT Timah Bersama Alobi Foundation Rehabilitasi Ratusan Hewan