BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Kasi Pencegahan Kebakaran Damkar Bangka Tengah, Yasir menjelaskan jumlah peristiwa karhutla yang terjadi di wilayah Kabupaten Bangka Tengah mencapai sebanyak 40 kejadian.

Jumlah tersebut lebih banyak dibanding tahun sebelumnya yang hanya 30 peristiwa, untuk periode Januari-Desember 2022.

“Memang untuk tahun ini jumlah kasusnya jauh lebih banyak dibanding tahun sebelumnya,” kata Yasir.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa peristiwa karhutla yang terjadi selama ini rata-rata disebabkan oleh human eror. Pasalnya, jarang ada peristiwa karhutla yang disebabkan murni dari faktor alam.

Terlebih lagi saat ini sedang masuk dalam siklus El Nino sehingga hawa panas lebih lama terjadi.

Untuk itu, Damkar Bangka Tengah berpesan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Baca Juga  Pagi Ini, Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Mentok 

Apalagi kondisi angin saat ini juga tidak menentu sehingga terkadang dapat membawa percikan-percikan api terbang dan membakar lahan yang lain.

“Mari berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dalam hal ini seperti Damkar, BPBD atau kehutanan kalau seandainya mau membuka lahan, walaupun sebenarnya membuka lahan dengan cara dibakar itu tidak boleh,” ungkapnya.