Untuk itulah ke depan Aan menyatakan akan lebih sering mengirimkan atletnya untuk mengikuti kejuaraan memanah di daerah lain di Indonesia.

“Selama ini kita ikut, namun dengan dana pribadi. Mudah-mudahan nanti dari KONI atau Pemkab Beltim juga bisa membantu untuk mengirimkan atlet panahan ikut kejuaraan di luar,” harap Aan.

Selain kurangnya kesempatan untuk bertanding, Aan juga berharap ada bantuan untuk peralatan memanah atlet, mengingat selama ini seluruh peralatan yang digunakan saat bertanding merupakan alat pribadi atlet alias dibeli sendiri.

“Perpani Beltim belum punya alat sendiri. Semuanya milik Pribadi atlet,” ujar Aan.

Adapun tiga atlet Perpani Beltim yang lolos ke ajang seleksi pra-PON terdiri dari Dian Afriyanti, Deva Febrianti dan Anis Nabila.
Kabupaten Belitung Timur menambah lagi dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) Kepulauan Bangka Belitung VI tahun 2023 di Bangka Barat.

Baca Juga  Kodim 0431/Bangka Barat Siap Terjunkan Personel Amankan Porprov VI Babel

Sayangnya tambahan emas ini belum merubah posisi Beltim yang tetap berada di peringkat V.

Medali emas diperoleh dari Cabang Olahraga Atletik, melalui nomor Lari 10.000 meter Putra atas nama Wandi Agustian serta Estapet 4×100 meter Putra atas nama Fadhli M Nur, Suryono, Edi Arianysah dan Kevin Sugandi.

Dengan tambahan emas ini Kabupaten Beltim memperoleh total 17 Emas, 25 Perak dan 37 Perunggu, Kamis (24/8/23) Siang. Kabupaten Beltim berada di bawah Bangka Tengah, Bangka, Bangka Barat dan Pangkal Pinang.

Selisih medali emas yang sempat hanya 4 medali dengan Pangkalpinang hanya terpaut 4 medali sekarang menjadi 7 medali. (Kominfo Beltim)