BANGKA, TIMELINES.ID – Tampil memukau di Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Babel Tahun 2023, Tisya Anastasya (17) atlet Cabang Olahraga Pencak Silat kembali memboyong medali emas.

Dengan demikian sebanyak 9 medali emas sudah ia kumpulkan sejak menjajal kemampuannya di bidang Pencak Silat dari pertandingan yang ia geluti sejak 2 tahun lalu.

Gadis yang akrab disapa “Amoy” asal Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka ini bangga dapat menyumbangkan medali emas.

Ia perjuangkan dengan sungguh – sungguh dalam pertandingan perdana di Porprov Babel.

“Perasaan saya saat mendapatkan mendali emas dalam ajang Porprov ini saya sangat bangga pada diri saya sendiri untuk pencapaian tersebut, sehingga bisa membuat saya lebih semangat lagi dalam berlatih,” ujar Gadis kelahiran Belinyu, 23 Februari 2006 ini.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Penjaring Ikan yang Hilang Diterkam Buaya Berhasil Ditemukan

Siswi kelas 12 SMK Yapenkos Belinyu ini unggul dalam pertandingan Kelas C Cabor Pencak silat.

Berbagai persiapan dia lakukan hingga dirinya dapat mengontrol emosi dan tenang saat bertanding.

“Persiapan untuk Porprov saya menyiapkan fisik. Karena itu kunci utama dalam berlatih dan harus di asah terus menerus. Teknik bisa dipelajari jika fisik kita sudah siap. Sehingga bisa mengontrol emosi dan tenang saat bertanding,” ujar sulung dari 3 bersaudara ini kepada timelines.id Senin (28/8/2023).

Anak dari pasangan Novita Stevani dan Susento bercita cita ingin menjadi juara dunia dalam pencak silat.

Sehingga hobi yang sudah ia tekuni sejak kecil ini akan terus Tisya asah hingga dirinya mampu mengejar pencapaian pada pertandingan yang lebih tinggi lagi.

Baca Juga  Koleksi 23 Emas, Bangka Tengah Kian Kokoh di Puncak Klasemen Porprov VI Babel

“Target pencapaian saya semoga bisa ke jenjang pertandingan dunia atau internasional seperti PON, Asean games atau kejuaraan dunia lainnya,” ungkap Tisya.

Ia menceritakan awal mula menekuni Pencak Silat dilatih oleh Hermansyah dan Juki sebagai pelatih.

Dan setalah merambah pertandingan Tisya digembleng Tofik, Jospi dan Gabriel untuk melatih fisiknya.