Nah, untuk Sobat Pesona yang mencari spot wisata keluarga, penangkaran tukik atau anak penyu bisa jadi jawabannya. Wisata edukasi ini dikelola oleh warga lokal dan ditujukan agar satwa ini dapat kembali dilepaskan ke laut bebas agar dapat berkembang biak sehingga terus terjaga keberadaannya.

Jenis tukik yang ada di penangkaran Desa Keciput ini adalah penyu sisik yang merupakan spesies dilindungi dan hampir terancam punah. Wisatawan biasanya dapat melakukan pelepasan tukik di sekitar Pantai Tanjung Kelayang.

4. Mencicipi lezatnya kuliner lokal

Setelah puas menyusuri keindahan pantai, waktunya icip-icip kuliner lokal. Uniknya, ada sebuah tradisi makan bersama khas masyarakat Belitung yang disebut dengan makan bedulang.

Baca Juga  Bingung Prawedding Dimana?, Coba ke Pantai Siangau Parittiga

Tradisi ini biasanya diadakan ketika pesta pernikahan, syukuran, atau momen-momen tertentu di desa dengan tujuan mempererat tali silaturahmi masyarakat.

Nantinya, makanan akan disajikan di sebuah nampan besar untuk 4 orang dengan posisi duduk yang berdekatan. Salah satu sajian khas yang ada di tradisi makan bedulang adalah sup ikan bernama gagan.

5. Belanja batik tulis khas Belitung

Eits, sebelum pulang, masih ada kegiatan lain yang pantang dilewatkan, yaitu berbelanja batik tulis khas Belitung! Batik ini memiliki keunikan tersendiri dengan motif ikonik pesisir pantai utara Tanjung Kelayang, contohnya adalah motif daun simpor dan ikan cempedik.

Sobat Pesona bisa membeli aneka produk batik di beberapa toko souvenir seperti Samoos Keciput atau Kawasan Belanja Pantai Tanjung Kelayang. Nah, kalau mau coba belajar membuat batik sendiri, Sobat Pesona pun bisa mengambil kelas membatik yang tersedia dengan bimbingan warga lokal Desa Keciput.
(Dilansir dari Indonesia.Travel)