Jadi Mitra Binaan PT Timah Tbk, Terasi Toboali Anyun Makin Terkenal
“Proses pembuatannya tergantung cuaca bisa 2-3 hari, karena harus dijemur. Terus bahan utamanya udang harus udang yang bagus, kalau tidak mempengaruhi rasa dan kualitasnya,” katanya.
Saat ini, menurut Anyun, dirinya tak bisa memproduksi terlalu banyak terasi, pasalnya bahan baku udang yang terbatas, karena dirinya hanya membeli dari orang lain.
“Dulu kita bisa produksi sekitar 50 kg lebih, tapi sekarang karena udangnya hanya beli dari orang tergantung dapat udangnya. Bisa 10kg atau lebih sekali buat. Untungnya sekarang sudah ada mesin tumbuk, jadi enggak terlalu sulit lagi,” ungkapnya.
Saat ini, dia menambahkan, sudah mulai mewariskan ilmu membuat terasi kepada anaknya, sehingga usaha terasi mereka bisa terus dijalankan. Apalagi mereka sudah memiliki pelanggan tetap.
“Terasi saya kata orang-orang beda memang, karena mungkin kami bikin dari bahan udang yang segar terus saya enggak campur macam-macam. Bahan bakunya cuma udang sama garam itulah. Bahkan kalau disimpan di kulkas bisa awet satu tahun,” katanya.
Baginya, banyak manfaat yang sudah dirasakan menjadi mitra binaan PT Timah Tbk seperti meningkatkan promosi sehingga bisa membantu meningkatkan omset penjualan mereka.
“Banyak manfaatnya, kami bisa tambah alat produksi untuk cari bahan baku dulu. Terus semakin banyak juga yang kenal produknya. PT Timah Tbk ngebantu banget UMKM seperti kita,” katanya. (**/rell)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.