Sementara itu, menurut Rafael Struick, “Kondisi saya bagus, hanya kaki saya sedikit letih setelah menempuh perjalanan menuju kesini. Tetapi saya baik,” ungkapnya.

“Latihan hari ini tak berat, karena pemulihan saja dan taktikal, berbeda dari katihan di hari sebelumnya, menurut saya.”

“Melihat dua lawan kami, saya melihat laga mereka berdua kemarin, hasilnya 4-0 untuk kemenangan Turkmenistan, mungkin kami akan fokus lebih dahulu ke lawan pertama (Chinese Taipei), saya berharap kami bisa memenangkan laganya. Lalu baru fokus ke lawan berikutnya, Turkmenistan.”

“Sama dengan teman-teman yang lain saya juga berharap bisa lolos dari babak kualifikasi ini dan bermain di Piala Asia U-23 tahun depan,” tutup Rafael.

Baca Juga  Penjualan Tiket Persib vs Bali United Dibuka, Ini Harganya

Untuk lolos ke Piala Asia U-23, Indonesia wajib finis sebagai juara grup atau setidaknya merebut status empat runner-up terbaik.

Tidak hanya itu, lolos ke Qatar pun masih ada misi penting. Jika ingin ambil bagian di Olimpiade Paris 2024, Indonesia juga harus tampil yang terbaik di Qatar. Sebab, tiga tim teratas di Piala Asia U-23 berhak lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Meski Grup K hanya dihuni tiga tim, cara untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024 tetap sama, yakni menjadi juara grup.

Nantinya, 11 juara grup plus empat runner-up terbaik akan lolos ke putaran final yang berlangsung di Qatar dari 15 April sampai 3 Mei 2024.

Baca Juga  Sempat Bersitegang dengan Klopp, Liverpool Berharap Salah Bertahan

Pada laga perdana Grup K, Indonesia akan bersua Chinese Taipei (Taiwan) pada 9 September. Tiga hari berselang bakal berhadapan dengan Turkmenistan.(***)