Selanjutnya, setelah mendapat informasi dari warga mengenai sejumlah remaja dengan menggunakan sepeda motor yang membawa pedang samurai, Tim Buser Naga yang dipimpin Aipda Rudi Kiai langsung turun melakukan penyelidikan.

Setelah diselidiki, tim mendapati informasi keberadaan Ro dan langsung menuju kawasan Gabek.

“Tak hanya Ro, sejumlah temannya yang lain kemudian dibawa ke Polresta Pangkalpinang untuk dimintai keterangan,” kata Evry.

Di hadapan Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang, Ro mengakui membawa pedang samurai tersebut dengan maksud untuk berjaga-jaga atau menjaga diri.

“Samurai saya simpan di bagian depan motor, malam ini (kemarin-red)  rencana mau ke pantai jadi samurai itu saya bawa untuk menjaga diri,” kata Ro. (**/KTG)

Baca Juga  Ini Motif Ayah di Bangka Barat Aniaya dan Bakar Anak Kandungnya