Dirinya berinisiatif terjun ke laut untuk menambal bagian kapal yang bolong.

“Saat dirinya sedang memperbaiki kebocoran kapal, tiba tiba bel Kapal berbunyi dan jangkar segera dinaikan dan pergi meninggalkan Rusmanto,” jelas Ridwan.

Selama 4 hari Rusmanto hanyut ke arah perairan laut Bangka. Beruntung dirinya ditemukan nelayan bagan di Perairan Karang Erlin.

Rusmanto pun berhasil dievakuasi dan di bawa ke darat.

“Menurut informasi korban Kapal compreng tersebut berangkat dari Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara dan melakukan pencarian ikan di wilayah Laut Karimata sudah melakukan operasi dilaut kurang lebih 4 bulan,” lanjut Ridwan.

Ditambahkannya Kapal Compreng tersebut berjumlah 12 orang ABK dengan Tekong Kapal bernama Sidi.

Baca Juga  Tiga Hari Hilang, ABK KM Anggrek I Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Teluk Uber

Usia dievakuasi Rusmanto akhirnya dapat berkomunikasi dengan pihak keluarganya dan akan dikembalikan ke keluarganya di Pemalang.(East)