Fenomena El Nino, BPBD Bangka Barat Imbau Nelayan Waspada saat Melaut
Diberitakan sebelumnya, sudah dua bulan terakhir, masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan di Desa Kundi, Kecamatan Simpangteritip, tidak berani turun ke laut.
Hal ini dikarenakan angin kencang dan arus gelombang yang cukup tinggi. Hal ini diungkapkan langsung salah seorang nelayan Desa Kundi Rohman saat dikonfirmasi sejumlah wartawan pada Rabu (13/9/2023) pagi.
Lelaki berusia 43 tahun itu mengatakan sementara menunggu cuaca bersahabat, tidak banyak yang dirinya lakukan. Selain memperbaiki perahu, paling tidak dirinya pergi ke kebun, mengurus kebun atau mengambil apa yang bisa dipanen.
“Sudah sekitar dua bulan terakhir kami tidak melaut, karena takut sekarang angin kencang. Jadi untuk mengisi waktu luang, kita perbaiki perahu dulu atau ke kebun, mengurus kebun. Apa yang bisa dipanen, kita bawa pulang,” keluh Rohman.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.