Serupa tapi Tak Sama Perbedaan Snorkeling dan Diving, Kamu Pilih Mana?
Diving: Divers dapat menyelam hingga kedalaman yang jauh lebih besar, tergantung pada jenis selam (seperti selam rekreasi atau selam teknis). Untuk selam rekreasi, kedalaman biasanya terbatas antara 18 hingga 40 meter, sementara dalam selam teknis, kamu bisa mencapai kedalaman yang lebih besar hingga 200 atau 300-an meter.
4. Tujuan
Snorkeling: Tujuan snorkeling adalah untuk melihat kehidupan bawah laut, terumbu karang, dan keindahan alam di permukaan air. Selain itu, kamu juga bisa melihat bekas kecelakaan kapal dan temuan lainnya yang jaraknya masih dekat dengan garis pantai.
Diving: Diving bertujuan untuk menjelajahi dunia bawah laut yang lebih dalam, termasuk penelitian, fotografi bawah air, eksplorasi bangkai kapal, dan pengalaman petualangan yang lebih mendalam. Apabila kamu ingin melihat ikan-ikan yang hidup di kedalaman atau ganggang laut juga bisa memilih untuk melakukan diving.
5. Manfaat
Snorkeling: Snorkeling adalah cara yang lebih sederhana dan mudah bagi banyak orang untuk menikmati keindahan laut tanpa memerlukan pelatihan atau peralatan yang kompleks. Aktivitas ini juga dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan relaksasi.
Diving: Diving memberikan pengalaman yang lebih mendalam untuk menjelajahi kehidupan laut dan pemandangan bawah laut yang spektakuler. Selain itu, diving juga dapat memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan laut dan penelitian ilmiah.
6. Pelatihan dan Sertifikasi
Snorkeling: Tidak memerlukan pelatihan formal atau sertifikasi khusus. Hampir siapa saja dapat melakukan snorkeling dengan sedikit panduan tentang cara menggunakan peralatan snorkel. Kamu tidak membutuhkan teknik apapun karena snorkeling hanya menikmati objek dengan mengambang di permukaan saja.
Diving: Diving memerlukan pelatihan yang lebih intensif dan sertifikasi seperti Open Water Diver atau Advanced Open Water Diver. Sertifikat ini diperoleh setelah kamu mengikuti pelatihan ilmu menyelam dan menyelamatkan diri. Hal ini diperlukan untuk memastikan keselamatan dalam menghadapi lingkungan yang lebih menantang dan kompleks di bawah permukaan laut.
7. Risiko dan Keselamatan
Snorkeling: Snorkeling memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan diving, tetapi tetap memerlukan waspada terhadap potensi seperti kram atau terjangan arus. Bahaya untuk kesehatan saat melakukan snorkeling juga tergolong tidak berbahaya, seperti tangan mengkerut, dehidrasi, atau terbakar sinar matahari jika dilakukan berjam-jam.
Diving: Diving melibatkan risiko yang lebih tinggi terkait tekanan air, dekompresi, dan keselamatan peralatan. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap aturan keselamatan dan pemahaman yang baik tentang teknik diving sangat penting. Kamu juga perlu mengantisipasi beberapa efek diving yang mungkin terjadi seperti penyakit dekompresi, narkosis nitrogen, toksisitas oksigen, dan penglihatan agak kabur.
Setelah melihat beberapa perbedaan antara snorkeling dan diving tadi, kamu sudah memiliki keputusan akan memilih yang mana belum? Coba pertimbangkan baik-baik dan tulis keputusanmu di kolom komentar ya.
(Dilansir dari Superlive.id)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.