Pemetaan isu strategis ini merupakan deteksi dini untuk menyusun langkah pencegahan kedepannya.

“Kami sangat serius dalam mengatasi kerawanan politik uang di wilayah ini. Bawaslu Babel akan membuat program yang langsung menyentuh masyarakat dan peserta pemilu untuk bersama – sama tidak melakukan praktik politik uang dimulai dari diri masing – masing,” ujarnya.

Menurutnya politik uang kerap terjadi di ruang – ruang privat seperti lingkungan keluarga dengan berbagai macam metodenya sehingga sulit dijangkau oleh pengawas pemilu, apalagi di era digital saat ini praktik poiltik uang bisa saja terjadi dengan sarana dompet digital atau medium lainnya.

“Pencegahan ini merupakan tanggung jawab bersama kita untuk menjaga integritas pemilu dan demokrasi. Mari bersama-sama melindungi hak-hak kita dan memastikan pemilu yang bersih maka masyarakat dapat berpartisipasi untuk menolak pemberian uang, barang atau materi lainnya sebagai gerakan kolektif pencegahan tolak politik uang di Bangka Belitung,” ujarnya.

Baca Juga  Tim Satgas Tambang PT Timah Tiba di Babel, Gubernur: Selamatkan Penambang Bukan Nangkap Rakyat

Di sisi lain Anggota Bawaslu Babel Sahirin memberikan penjelasan mengenai faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya politik uang.

Selain itu, Bawaslu Babel telah menyiapkan saluran pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan potensi pelanggaran pemilu, termasuk praktik politik uang yang dapat dilaporkan kepada pengawas pemilu setempat.

“Ada beberapa faktor secara umum yaitu pertama biaya kampanye pemilu yang tinggi, kontestasi antar peserta pemilu yang ketat, aturan yang menjerat pelaku politik uang belum optimal, dan lokus kejadian di ruang private yang sulit ditemukan siapa pelakunya,” kata Sahirin.